akhir-akhir ini pemberitaan media, terutama televisi menyangkut mobil kiat esemka yang di hasilkan dari tangan-tangan siswa SMK di Solo. pemberitaan ini terkait dengan Jokowi, Walikota Solo yang mengganti mobil dinasnya dengan produk anak dalam negeri ini. namun, ketika menyeruaknya pemberitaan tentang mobil esemka ini, pemberitaan pun mulai seragam, yakni tentang hasil karya-karya siswa kejuruan ini, ada pesawat terbang, mobil offroad, mobil biasa dan lain-lain.
sama hal nya dengan boyband dan girlband di indonesia. dalam pengamatan saya, ketika salah satu boy band yang terdiri dari 7 orang mulai naik daun, tiba-tiba saja boyband dan girl band ini menjamur sampai ada program acara sejenis indonesian id*l.
indonesian id*l pun begitu, waktu jamannya, bermunculanlah yang sejenis itu.
program musik pun begitu, saksikan saja di televisi, tiap pagi hampir di seluruh channel televisi, pasti sedang berlangsung program musik. sampai hari minggu, yang biasanya hari kartun sedunia pun sekarang sudah tidak lagi dan di gantikan oleh program musik ini.
masih ada lagi, yakni program tv yang isinya tangga youtube. saya agak miris dengan yang satu ini, apakah sudah tidak ada lagi berita yang layak di beritakan, ataukah keuangan untuk membuat program acara yang tidak ada, atau kemalasan media sehingga dibuatlah program tv yang isinya “courtesy youtube”. dan lebih wow nya lagi, menjamurlah program seperti ini. yang saya liat, ada lebih satu program acara, saya lupa beda channel atau tidak.
apakah indonesia latah?
sebenarnya masih banyak yang bisa diberitakan, hasil-hasil karya anak negeri, atau hal-hal positif yang lainnya. mudah-mudahan saja bisa menjamur seperti program-program televisi tersebut di atas. haha. tapi mungkin hal tersebut juga kembali pada keuangan dan rating.
semoga saja media bisa membawa indonesia menjadi lebih maju dan lebih baik lagi .